DENPASAR, KOMPAS.com - Meski sudah diperingatkan oleh pihak sekolah untuk tidak mencorat-coret pakaian dalam merayakan kelulusan, ratusan siswa di berbagai sekolah di Bali tetap saja bandel dan memenuhi pakaian mereka dengan cat serta spidol.
Tak hanya corat coret, siswa juga melakukan konvoi keliling kota untuk meluapkan kegembiraan mereka setelah mampu menyelesaikan pendidikan menengah atas. Seperti pantauan Kompas.com, Senin (16/5/2011) di jalan-jalan protokol di antaranya Renon dan sekitar lapangan Puputan.
Tampak iring-iringan siswa dengan seragam penuh coretan mengular dan memadati badan jalan. "Di sekolah gak bisa corat-coret, makanya kita rayakan di luar," kata Bagus Dharma salah seorang peserta konvoi.
Sayangnya, aksi konvoi ini tak dilakukan secara tertib. Sebagian dari mereka tidak mengenakan helm dan membonceng terbalik untuk memfoto rekannya. Namun, polisi yang berjaga di setiap perempatan tak peduli, dan tetap membiarkan mereka beraksi ugal-ugalan di jalan.
Dalam Ujian Nasional tahun ini, Bali merupakan Provinsi dengan angka ketidaklulusan terkecil. Dari 42.572 siswa yang mengikuti UN, hanya 20 siswa yang dinyatakan tidak lulus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang